Author name: YIFoS_Indonesia

YIFoS_Indonesia

Identitas, Otoritas dan Relasi Kuasa

Dialog ketubuhan membuka diskursus seksualitas dan keimanan secara lebih ekstensif, yang memberi alternatif bagi Pengenalan Diri secara mendalam. Pembahasan berlanjut dengan sesi mengenai materi Identitas, Otoritas dan Relasi Kuasa. Materi ini, difasilitasi oleh Anna Marsiana, seorang aktivis Feminis Asia, yang banyak bekerja untuk isu perempuan, LGBTIQ, dan hak asasi manusia di Indonesia. Di awal sesi, […]

Identitas, Otoritas dan Relasi Kuasa Read More »

Perda-Perda Diskriminatif

Oleh: KH. Husein Muhammad \”Perda Syari\’ah\”, demikian banyak orang menyebutnya. Ada yang menyebut \”Perda bernuansa Syariah\”. Komnas Perempuan menamakannya ”Kebijakan Diskriminatif”, untuk tidak membatasi hanya Perda, tetapi juga keputusan hukum yang lain: Peraturan Pemerintah, Peraturan Gubernur (Pergub) Perbup, Perdes, dan lain-lain. Penyebutannya sebagai ”perda syari’ah” diperdebatkan atau didiskusikan oleh para pembuatnya. Sebagian menganggapnya tepat dan

Perda-Perda Diskriminatif Read More »

Otoritas Atas Tubuh, Untuk Apa?

Ragamnya keimanan dan seksualitas yang ada pada diri manusia sejatinya adalah sebuah keniscayaan. Dari keragaman kita mengetahui bahwa perbedaan itu ada. Nyata. Hidup dan menghidupi keseharian kita. Perbedaan yang mestinya bukan ditempatkan sebagai masalah serta diperdebatkan guna mencari dan menghakimi mana yang benar dan salah. Keragamanmengajarkan arti dan nilai penting dari sebuah dialog; sebuah proses

Otoritas Atas Tubuh, Untuk Apa? Read More »

Sesi Ketubuhan: Jujur pada Diri Sendiri

“Tubuh sebagai realitas otonom yang mana tubuh manusia adalah suatu realitas yang keberadaannya selalu berkaitan dengan pikiran, subjek, dan dunia atau lingkungan (Maurice Jean Jacques Merleau-Ponty) *** Tubuhku adalah sudut pandangku tentang dunia. Tubuhku adalah refleksi sudut pandang dunia tentang diriku. Penghargaan terhadap tubuh dimulai dari dan melalui kesadaran kita guna memahami dan menghargai apa-apa

Sesi Ketubuhan: Jujur pada Diri Sendiri Read More »

Joglo Keadilan, Tuan Rumah 5th YQFS Camp

Seni dan kemanusiaan selalu punya daya magnet tersendiri. Setidaknya itu tersampaikan melalui deretan karya mural, yang secara permanen, menghiasi tembok di Joglo Keadilan. Visualisasi konten yang memiliki ruh kemanusiaan itu berderet di bagian samping kiri bangunan, meliputi mural Presiden Abdurrahman Wahid, Save Papua, Konflik Pembangunan, Merayakan Perbedaan sampai isu perempuan. Kreatornya datang dari para seniman

Joglo Keadilan, Tuan Rumah 5th YQFS Camp Read More »

Agama dan Seksualitas

LISTENING YOU ketiga diikuti oleh 43 peserta. Terselenggara pada 3 November 2018. Kegiatan ini membahas tentang keragaman seksualitas dalam perspektif agama. Dalam kesempatan kali ini, agama yang menjadi pembahasan adalah Islam dan Kristen. Bersama teman bincang dan pembicara, Listening You membahas tentang refleksi atas keimanannya masing-masing: betapa hak dasar meyakini dan mengamalkan agama justru terhalang

Agama dan Seksualitas Read More »

LGBT dan Kriminalisasi di Indonesia

LISTENING YOU kedua diikuti oleh 27 peserta. Pertemuan kedua ini membahas kriminalisasi LGBT di Indonesia. Narasumber berasal dari Insitute for Criminal Justice Reform dan Transvoice; komunitas transpuan Bogor yang salah satu fokusnya mendokumentasi kasus kekerasan yang dialami oleh kelompok transpuan. Narasumber menjelaskan bahwa banyak kasus kekerasan dan persekusi yang dialami oleh komunitas transpuan, yang dilakukan

LGBT dan Kriminalisasi di Indonesia Read More »

The Body Theology, Berteologi dari Perspektif Tubuh: Sebuah Undangan untuk Melakukan Gerakan Pembebasan dan Transformasi secara lebih Otentik dan Jujur-Bagian Pertama

Penulis: E. Anna Marsiana (Pendamping YIFOS Indonesia) Menyitir Chung Hyun Kyung, teolog perempuan dan akvitis feminis Asia, tubuh perempuan adalah representasi dari pengalaman kesakitan dan penderitaan perempuan Asia. Pernyataan itu ia sampaikan, kira-kira seperempat abad tahun silam. Di sebuah kegiatan semiloka di Tentena pada 2014, argumentasi yang menguatkan pendapat Chung: Tubuh perempuan Asia, yakni ”tubuh

The Body Theology, Berteologi dari Perspektif Tubuh: Sebuah Undangan untuk Melakukan Gerakan Pembebasan dan Transformasi secara lebih Otentik dan Jujur-Bagian Pertama Read More »

Listening You: SOGIESC dan Hak Asasi Manusia

Pekan pertama program “Listening You” telah diselenggarakan. Pada 15 September 2018, bertempat di salah satu kampus swasta di Jakarta, program yang dirancang dalam mendesiminasikan isu-isu mengenai seksualitas dan keimanan tersebut, menghadirkan dua narasumber, yakni Ajeng Larasati dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat dan Sardjono Sigit dari Yayasan Gaya Nusantara dan Yulia Dwi Andriyanti selaku moderator.

Listening You: SOGIESC dan Hak Asasi Manusia Read More »

Scroll to Top