Perempuan Berparas Tampan : Cemburu 2 (bagian 8)

Oleh : Joshua Intan Pagi ini betapa terkejutnya aku ketika melihat setangkai mawar lengkap dengan sepucuk surat di depan pintu pastori yang hampir saja terinjak olehku. Lalu aku melayangkan pandang mencaritahu siapa yang menaruhnya disini, namun tak kudapati seorangpun di sekitar pastori. Aku memungut bunga berwarna merah yang kelopaknya merekah indah itu kemudian membaca isi … Continue reading Perempuan Berparas Tampan : Cemburu 2 (bagian 8)

Advertisements

Puisi : Ciumlah Aku (kelompok 4)

Ciumlah aku, Aku suka dicium saat dua bibir saling kulum memadu kehangatan Ciumlah aku, Ciumanmu mengandung bakteri Ciumlah aku sekali lagi, Sekali sebelum kau pergi untuk kurindukan kembali...

Puisi : Ironi.. (kelompok 3)

Budaya itu selalu dilakukan Namun selalu berwajah muram Sejatinya ia tidak terlahir dalam semalam Tetapi senantiasa hanya diceritakan dalam diam Ketika dua insan sejenis berkelindan Atas dasar penghormatan dan kebudayaan Maka wajarlah itu adanya Maka hiduplah keduanya Tetapi pabila dua insan sejenis berkelindan Dengan cinta sebagai alasan Maka murkalah yang diterimanya Maka matilah keduanya Tidak … Continue reading Puisi : Ironi.. (kelompok 3)

Puisi : Cinta Sederhana (Kelompok 1)

Kasih, terimakasih atas kecup hangatmu Kecup nan tulus, mesra dan sederhana Mendamaikan jiwa Kau tak peduli mereka berkata apa Kecupmu membuka mata dunia Bahwa cinta bukan sekedar kelamin saja Cinta memang tanpa syarat Ia tak melulu berkawan syahwat Cinta adalah engkau kasih