Puisi : Ironi.. (kelompok 3)

Budaya itu selalu dilakukan
Namun selalu berwajah muram
Sejatinya ia tidak terlahir dalam semalam
Tetapi senantiasa hanya diceritakan dalam diam

Ketika dua insan sejenis berkelindan
Atas dasar penghormatan dan kebudayaan
Maka wajarlah itu adanya
Maka hiduplah keduanya

Tetapi pabila dua insan sejenis berkelindan
Dengan cinta sebagai alasan
Maka murkalah yang diterimanya
Maka matilah keduanya

Tidak bisakah keduanya abadi
Dalam raga..
Dalam rasa..
Dalam cinta…

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s